About

About Us

Profil I-do SWITCH

I-do SWITCH project adalah sebuah proyek yang berfokus pada inisiatif apoteker rumah sakit di Indonesia untuk mengembangkan dan mengimplementasikan strategi konversi awal penggunaan antibiotik dari bentuk intravena (IV) ke oral ketika pasien masih dirawat di rumah sakit.

Our Mission

Misi kami adalah untuk meningkatkan kualitas terapi antibiotik di rumah sakit melalui konversi dari penggunaan intravena ke oral, yang dapat mengurangi risiko infeksi terkait jalur IV, menurunkan biaya perawatan, dan mempercepat pemulihan pasien.

Our Vision

Visi kami adalah menjadi pelopor dalam praktik konversi antibiotik di Indonesia, yang berkontribusi pada peningkatan keselamatan pasien, efisiensi biaya, dan pengurangan resistensi antibiotik di tingkat nasional.

Our Values

Kami berkomitmen pada nilai-nilai profesionalisme, kolaborasi, inovasi, dan dedikasi dalam meningkatkan praktik penatagunaan antibiotik demi keselamatan pasien dan efisiensi sistem kesehatan.

Latar Belakang

Pemberian antibiotik secara intravena sering kali dilakukan lebih lama dari yang diperlukan, padahal dalam banyak kondisi pasien sebenarnya sudah memenuhi kriteria untuk beralih ke bentuk oral. Hal ini dapat menyebabkan pemborosan sumber daya, risiko efek samping akibat pemasangan jalur IV, serta memperpanjang lama rawat inap.

Konversi dari IV ke oral merupakan salah satu strategi antimicrobial stewardship (AMS) atau program penatagunaan antimikroba (PGA) yang dinilai sebagai “low-hanging fruit” – artinya, relatif mudah diterapkan tetapi berdampak besar pada kualitas terapi, keselamatan pasien, dan efisiensi biaya.

Online Learning Platform

Proyek ini terdiri dari beberapa aktivitas berupa:

  • Sesi edukasi untuk meningkatkan pemahaman profesional kesehatan (khususnya dokter dan apoteker rumah sakit) mengenai manfaat, keamanan, dan kriteria konversi IV ke oral.
  • Penyusunan pedoman lokal terkait konversi antibiotik.
  • Implementasi konversi di beberapa rumah sakit.
  • Evaluasi dampak implementasi konversi terhadap aspek klinis dan ekonomi.
Discover More